Cara Budidaya Durian Bawor

Durian adalah nama buah tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya untuk buah ini adalah “King of Fruit” atau Raja dari semua buah.

Ada banyak sekali jenis durian baik durian lokal maupun durian import yang telah beredar dipasaran. Mulai dari durian montong, musangking, ochee hingga durian menoreh, durian matahari dan jenis durian lokal lainnya. Setiap buah durian tentunya memiliki keunggulan masing-masing. Salah satu jenis durian lokal yang patut anda coba adalah DURIAN BAWOR.

Durian bawor adalah perpaduan dari rasa durian lokal dan durian montong. Durian bawor mempunyai daging buah yang tebal berwarna merah oranye, rasa yang puket dan beralkohol seperti durian petruk dari ukuran buah yang besar dengan berat maksimal bisa mencapai 12 kg. Selain itu, durian bawor ini juga mempunyai tingkat produktifitas yang tinggi.

Syarat Menanam Durian Bawor

  • Tanaman durian bawor dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian antara 200 hingga 800 m dpl.
  • Tanaman durian bawor cocok dengan iklim curah hujan antara 3000-3500 mm/tahun dan bisa hidup minimal 1500-3000 mm/ tahun. Curah hujan merata setiap tahun dengan kemarau 1-2 bulan sebelum berbunga lebih baik daripada hujan yang terus menerus.
  • Durian bawor membutuhkan penyinaran sinar matahari secara penuh, adapun itensitas cahaya matahari yang dibutuhkan durian bawor adalah 60-80 persen.
  • Suhu yang cocok untuk pertumbuhan durian bawor rata-rata 20-30 derajat C.
  • Jenis tanah yang cocok untuk tanaman durian bawor adalah tanah berjenis grumosol dan ondosol. Tanah ini memiliki ciri ciri warna hitam keabu abuan kelam, struktur tanah lapisan atau berbutir, sementara bagian bawah bergumpal dan kemampuan mengikat air tinggi.
  • Derajat keasaman tanah yang dikehendaki tanaman durian bawor adalah PH 5-7 dengan pH optimum 6-6,5.
  • Tanaman durian bawor termasuk tanaman tahunan dengan perakaran dalam, maka membutuhkan kandungan air tanah dengan kedalaman cukup (50-150 cm) dan (150 -200 cm). Jika kedalaman air tanah terlalu dangkal atau dalam, rasa buah tidak manis dan tanaman akan mudah mengering atau bahkan busuk bila selalu tergenang air.

Yang Baik Dilakukan Untuk Menanam Durian Bawor

Pilih Bibit tanaman yang tentunya berasal dari pohon yang tumbuh subur, berdaun banyak, berbatang kuat serta percabangannya 2—4 arah, dan terdapat tunas baru. Bibit yang kami sediakan memenuhi semua syarat tersebut.

Siapkan lahan dengan membersihkan gulma di sekitarnya. Tidak hanya itu, pilihlah lahan yang bisa mendapatkan sinar matahari secara langsung. Dengan demikian, pohon durian bawor nantinya tidak akan terhalang pohon lain dalam mendapatkan sinar matahari. Lahan yang digunakan adalah lahan yang memiliki tanah lempung berpasir dan banyak kandungan bahan organik dengan pH 6—7. Selain itu, sebaiknya juga terdapat saluran-saluran air sehingga pohon durian bawor nantinya tidak akan kekurangan atau kelebihan air. Penanaman bibit durian bawor sebaiknya diatur dengan jarak tanam umumnya 8 × 12 m atau 10 × 10 m.

Lubang tanam bibit durian bawor berukuran 50 cm2. Lubang tersebut sebaiknya dibiarkan terbuka selama kurang lebih 2 minggu. Pada saat penanaman campurkan pupuk kandang pada bagian tanah atas. Hal tersebut untuk menunjang kesuburan durian bawor tersebut. Tahap penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan. Saat akan menanam, sebaiknya polybag-nya tidak disertakan. Masukkan bibit dengan batas leher akar, kemudian siram bibit dengan air secukupnya.

Lakukan penyiraman secara rutin. Kegiatan tersebut sebaiknya dilakukan sejak awal bibit ditanam hingga pohon durian bawor mulai berbuah. Waktu yang baik untuk melakukan penyiraman adalah saat pagi hari. Intensitas penyiraman sebaiknya mulai berkurang ketika pohon bawor mulai berbunga.

Perawatan lainnya yang dilakukan ketika pohon ini telah mengalami masa berbunga adalah penyerbukan buatan. Hal tersebut dapat direkayasa dengan menyapukan kuas halus pada bunga mekar saat malam hari. Penyerbukan buatan akan menghasilkan kuantitas dan kualitas buah durian yang bagus.

Setelah menjadi bakal buah, sebaiknya panen dilakukan pada waktu yang tepat. Panen durian bawor bisa dilakukan pada hari ke-120 setelah bunga mekar. Saat itu, tangkai buah menjadi lunak dan mudah dibengkokkan. Selain itu, bau buahnya harum dan berbunyi kasar dan bergema saat dipukul-pukul.

Cara Budidaya Durian Bawor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas
0812-3000-4666
BIDTECHNO - Jasa Pembuatan Aplikasi dan Website